Kamis, 05 Februari 2015

Madu Yang Bisa Sembuhkan Luka Dalam Hitungan Hari


Madu memang punya segudang manfaat yang luar biasa bagi kesehatan maupun kecantikan. Digunakan sejak jaman nenek moyang dan sampai sekarangpun masih terpercaya khasiatnya.

Selain itu, madu juga diandalkan oleh para wanita merawat kulit, terutama kulit yang meradang dan berjerawat. Dengan perawatan madu ini, jerawat yang meradang bisa segera kering serta disembuhkan.Sudah banyak penelitian yang mengungkap khasiat tersembunyi dari madu sebagai ramuan alami untuk menunjang kesehatan. Ada beragam jenis madu yang tersedia di alam ini.

Penelitian terbaru para ilmuwan dari Cardiff Metropolitan University Wales menunjukkan bahwa madu mampu mengatasi infeksi pada luka kronis, sekaligus "menjegal' pergerakan bakteri di dalam luka .

Seperti yang dipublikasikan jurnal Microbiologi, peneliti mengklaim bahwa madu tidak hanya mampu menghancurkan sepenuhnya bakteri Streptococcus pyogenes, tetapi juga menghambat gerak bakteri tersebut untuk dapat menempel pada komponen jaringan luka.

Streptococcus pyogenes adalah jenis bakteri pada kulit normal yang sering dikaitkan dengan luka kronis (sulit disembuhkan). Bakteri yang yang menginfeksi luka ini biasanya akan melebur dan membentuk 'biofilm' atau sebuah penghalang yang membuat obat-obatan tidak bisa menembus luka.

Madu yang dipanen dari nektar yang dihasilkan lebah hutan phon manuka yang tubuh di Selandia Baru dan beberapa wilayah Australia . Madu ini juga kerap dijadikan salah satu bahan dalam produk perawatan luka di beberapa negara.  Berdasarkan laporan riset, madu dipercaya mampu menghambat lebih dari 80 jenis bakteri. Namun sifat antimikroba dari madu belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh kedokteran modern, karena mekanisme kerjanya yang belum sepenuhnya dipahami.

Luka yang terinfeksi dengan bakteri S. pyogenes seringkali sulit sembuh karena terbentuknya biofilm sehingga mempersulit kerja antibiotika dalam melakukan penetrasi.  Problem ini juga menjadi pemicu  terjadinya resistensi antibiotika. Penelitian para ahli di Cardiff Metropolitan University Wales menunjukkan  bahwa madu dalam konsentrasi rendah dapat mencegah awal terbentuknya biofilm. Madu tersebut juga mampu membunuh hingga 85% bakteri dalam kurun waktu dua jam.

Peneliti mengungkapkan bahwa madu dapat mengganggu interaksi antara bakteri S. pyogenes dan fibronektin protein pada manusia. Para peneliti menemukan bahwa madu dapat mengurangi ekspresi protein permukaan bakteri, mengikat fibronektin untuk menghambat luka, sehingga mencegah kemungkinan bakteri membentuk biofilm.

Ini adalah sebuah mekanisme yang hanya dapat dilakukan oleh madu dengan cara meminimalkan inisiasi infeksi luka akut dan meminimalkan pembentukan infeksi kronis.(vem/bee/MmM)

Untuk Pemesanan Raw Honey Madu Murni Majalengka
Hub.Whatsapp/Tlp/Sms.081382003570 (Holyd)

Semoga Artikelnya Bermanfaat !
Tetap Semangat,Optimis,Selalu Bersyukur Dan Ingatlah Allah Selalu !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar